Musda IV DKB Bojonegoro

DKB

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro  – Dewan Kesenian Bojonegoro (DKB) Kabupaten Bojonegoro menggelar Musyawarah Daerah (Musda) IV, Minggu (9/2/2014).  Acara ini juga sebagai media untuk memilih ketua baru setelah beberapa tahun dinyatakan vakum.

Selain menyelenggarakan pemilihan Ketua DKB baru, sekitar 35 peserta mulai dari seniman, budayawan dan masyarakat umum juga merubah nama dari Dewan Kesenian Bojonegoro menjadi Dewan Kebudayaan Bojonegoro. Dalam pergantian nama Kesenian menjadi Kebudayaan ini dimaksudkan agar lebih memiliki jangkauan yang luas.

Sekretaris Dewan Kesenian Bojonegoro Periode 2009 -2012, Hendro Lukito, menjelaskan, jika pergantian nama dari Dewan Kesenian Bojonegoro menjadi Dewan Kebudayaan Bojonegoro ini agar bisa mencangkup lebih banyak pengembangan kebudayaan lokal.

“Bicara kesenian merupakan aspek budaya. Seni merupakan salah satu bentuk produk budaya,” ujarnya.

Pria yang juga menjadi Ketua Komisi A, dalam Musda IV itu menambahkan, DKB kedepan mempunyai misi yakni, membangun budaya melalui aspek seni yang memiliki tata nilai budaya.

“Bukan berarti industri kreatif secara universal karena tidak tertampung didalamnya. Dengan kebudayaan juga mengatur industri kreatif,” tandas Hendro.(rien)

Baca Juga :   Sejak 1990, Kyai Kusma Geluti Kesenian Barongsai

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *