4 Bus Karyawan Disandra Warga

sandra bus

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Geram karena belum ada kesepakatan antara operator PT Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Pembangkit Jawa Bali (PJB), warga kembali melanjutkan aksinya dengan melakukan penyanderaan 4 bus milik PJB.

Empat bus tersebut, diminta untuk parkir tepat di pintu masuk milik PJB untuk melakukan blokir menuju proyek PT PLTU. Selain itu ada sekitar dua mobil Elf yang juga milik PJB yang saat ini tertahan di pintu masuk.

“Sini, biar kami yang membawa kunci bus dan kendaraan ini,” teriak salah seorang warga kepada sopir bus usai memarkir kendaraan sesuai keinginan warga.

Mereka mengaku geram, karena usai melakukan perwakilan antara perwakilan masyarakat dengan pihak PJB tidak menemukan titik temu.

“Tidak ada titik temu, jadi kita akan biarkan kendaraan disini sebelum tuntutan kami dipenuhi,” terang Rifki, salah satu tokoh pemuda setempat.

Sementara beberapa warga melakukan pemblokiran jalan menggunakan bus milik PJB. Beberapa perwakilan warga yang lain masih melakukan perundingan dengan perwakilan dari PJB.

Baca Juga :   Antisipasi Banjir, Pintu Bendung Gerak Babat Dibuka

Perwakilan dari PJB, Dedy Marsetioadi, mengatakan kalau harus menunggu hasil komunikasi dan instruksi dari pusat terkait beberapa permintaan yang diajukan warga.

“Ada beberapa hal yang memang harus dikomunikasikan dengan pusat,” jelas Dedy, kepada perwakilan warga. (edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *