SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Warga dari lima desa yang berada di ring 1 proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tuban, Jawa Timur melakukan aksi unjuk rasa dengan memblokir pintu masuk proyek, Selasa (11/2/2014) pagi.
Mereka beramai-ramai melakukan aksi mulai pukul 07.00 pagi ini. Tepat ketika ratusan pekerja akan mulai masuk kedalam lokasi untuk proyek yang terletak di Desa Wadung, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
“Untuk saat ini kita tutup dulu pintu masuk menuju lokasi proyek, sebelum tuntutan kami dipenuhi,” jelas Suwarno (30), kordinator aksi dari warga.
Warga meminta kepada Pembangkit Jawa Bali (PJB) atau PLN yang akan menangani PLTU selanjutnya melibatkan mereka dalam pekerjaan. Mereka menganggap masyarakat yang ada di desa ring 1 juga mempunyai kemampuan untuk melakukan pekerjaan di tempat tersebut.
“Kami lihat proyek sudah hampir finishing, jadi kami tidak mau warga lokal hanya jadi penonton saja seperti sekarang,” jelas Suwarno.
“Intinya kami melakukan antisipasi dan menagih janji dari PJB ketika proyek akan dilaksanakan bahwa akan menguatamakan warga ring 1,” tambah Suwarno menjelaskan.
Diketahui, aksi ini diikuti 5 desa ring 1 PT PLTU. Diantaranya adalah Desa Wadung, Desa Mentoso, Desa Beji, Desa Kaliuntu dan Desa Rawasan. Kesemuanya berada di Kecamatan Jenu, Tuban. (edp)