SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro- Ditundanya Lapangan Cendana, proyek Gas Cepu tidak berpengaruh langsung terhadap rencana ekspansi bisnis hilir oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bojonegoro, Jawa Timur, PT. Bojonegoro Bangun Sarana (BBS) ke Gas Cepu.
“Tidak ada pengaruh langsung,” tegas Direktur Utama (Dirut) PT.BBS, Deddy Affidick kepada suarabanyuurip.com, Rabu (12/2/2014).
Dia menegaskan, PT.BBS siap terlibat dalam proyek Gas Cepu. Termasuk bersama mitra yang akan menggandeng PT.BBS untuk terlibat didalam industri turunannya. “Kalau industri turunan dari pupuk kan tidak perlu gas sebagai bahan baku,” kata Deddy.
Dia menyatakan, selama ada pabrik turunan maka industri turunan untuk Gas Cepu akan tetap ada.
Sementara itu, Direktur Utama PT.ADS, Ganesa Askari, menyatakan, PT.ADS hanya sebatas pemilik sebagian saham di Blok Cepu. Namun dengan ditundanya eksploitasi Cendana tidak berdampak langsung bagi ADS.
“Kita pemilik saham kecil, jadi hanya mengikuti saja. ADS tidak terlibat bisnis hilir seperti BBS,” ujarnya.(roz)