SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro -Â Cadangan gas bumi di Lapangan Migas Banyuurip, Blok Cepu dinyatakan masih tersimpan. Hal itu dilakukan karena sifat gas berbeda dengan minyak.
“Kalau minyak kan bisa langsung dialirkan, sedangkan gas itu berbeda,” kata Kepala Bidang (Kabid) Pengawasan dan Pemantauan Lingkungan BLH Bojonegoro, Sutanto, kepada Suarabanyuurip.com
Menurut dia, kandungan gas bumi perlu pengelolaan tersendiri. Diantaranya dengan menyediakan ruang pembuangan gas karbondioksida (CO2).
“Bisa diinjeksikan atau dikelola kembali. Kalau yang di Banyuurip gasnya masih disimpan, sekarang yang dieksploitasi minyaknya,” terangnya.
Disamping itu, lanjut dia, gas bumi belum bisa dikelola kalau belum ada pembelinya. Namun demikian, berapa besar cadangan gasnya dia mengaku tidak tahu.
“Kalau berapa jumlahnya tidak tahu, tapi yang jelas masih disimpan,” ucapnya.
Menyoal tentang gas bumi, Direktur Utama (Dirut) PT ADS, Ganesa Askari, menerangkan, sebuah lapangan blok migas memang memiliki assosiated antara minyak dan gas bumi. Suatu misal, di Lapangan Sukowati.Â
“Sukowati itu, associated minyak, namun gasnya juga banyak, kalau di Lapangan Banyuurip, itu minyaknya, dan Jambaran associated-nya gas,” paparnya menerangkan. (roz)