SuaraBanyuurip.com – Totok Martono
Lamongan – Rencana pemasangan pipa gas Perusahaan Gas Negara (PGN) yang melintasi jalur Pantura Kabupaten Lamongan, Jawa Timur baru sebatas survei lokasi. Pipa penyalur gas ini melintas di wilayah Kecamatan Paciran hingga Kecamatan Brondong, Lamongan.
Menurut Kasubag Pertambangan dan Energi, Bagian Perekonomian, Pemkab Lamongan, Â M Anwar, Lamongan dipastikan akan menjadi jalur lintasan pipa milik PGN. Jalurnya melintang sepanjang jalan raya Pantura, yang dikenal sebagai Jalan Daendels tersebut.
“Lamongan menjadi jalur lintasan pipa PGN dari Manyar (Gresik) ke kabupaten Tuban,“  kata Anwar kepada SuaraBanyuurip.com, Kamis (13/2/2014).
Dia jelaskan, pihak PGN Surabaya masih melakukan survei lokasi. Dari survei tersebut akan diketahui kalkulasi dana yang dibutuhkan untuk pemasangan pipa, kemudian akan dilaporkan ke kantor PGN pusat.
Yang pasti saat proses pemasangan pipa gas nanti, tidak akan ada pembebasan lahan warga seperti halnya pemasangan pipa MCL dan sebagainya. “Pipa akan ditempatkan di bahu jalan sepanjang jalan raya. Akan ditanam dalam tanah dengan kedalaman dua  meter,“ urai Anwar.
Informasi yang diterima Anwar dari PGN, nantinya di sepanjang jalur pipa di wilayah Pantura tersebut akan dipasang empat titik regulator. Â Pemasangan pipa bisa juga dipasang bercabang.
Yang pasti Pemkab Lamongan akan mendukung penuh proses pemasangan pipa PGN di Lamongan.  “Semua kemudahan akan diberikan demi suksesnya proyek negara tersebut, “ ucapnya. (tok)