Jalur Bojonegoro-Tuban Diselimuti Debu

debu kelut-3

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Bojonegoro – Debu vulkanik akibat letusan Gunung Kelud di wilayah Kabupaten Kediri, Jawa Timur menyebabkan hujan debu di wilayah Kabupaten Bojonegoro dan Tuban. Jalur utama Bojonegoro ke Tuban lewat Kecamatan Rengel, Soko dan Kecamatan Plumpang tertutup debu akibat letusan gunung api tersebut, Jumat (14/2/2014). 

Di kawasan tersebut pengguna jalan harus ekstra hati-hati, karena pandangan tertutup debu dalam jarak hingga 50 meter. Debu vulkanik yang halus yang diusung angin tersebut mulai menutup badan jalan. 

“Saya tidak tahu kenapa ada hujan debu padahal disini kan jauh dari Gunung Kelud,” kata Juwariah (31), warga Desa Pekuwon, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, Jawa Timur saat ditemui di jalan raya Desa Sumurcinde, Kecamatan Soko, Tuban.

Di sepanjang kawasan jalur jalan tersebut hampar tanaman padi dan jagung daunnya memutih, akibat guyuran debu. Pun pepohonan yang ada di tepi kiri kanan jalan Provinsi Jawa Timur itu. 

“Kalau debu ini makin banyak, bisa-bisa jagung saya mati,” ujar Abdul Khohar (33), seorang petani saat ditemui di Desa Kebonagung, Kecamatan Soko.

Baca Juga :   HEBOH, 12 TAHUN TERKUBUR KAIN KAFAN MASIH UTUH

Pria bertubuh gendut ini menyatakan, debu yang merajam tanamannya mulai diketahui sejak Subuh tadi. Kini para petani di kawasan sepanjang jalur Tuban – Bojonegoro hanya pasrah terhadap fenomena alam yang mengagetkan.

“Mungkin saja saudara kita di wilayah Kediri dan Blitar sana kondisinya lebih parah,” timpal Sujak, petani lain yang kala itu berkain sarung.(edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *