SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Akibat terkena imbas debu vulkanik Gunung Kelud, warga Tuban, Jawa Timur beramai-ramai mengunjungi apotek maupun tempat penjualan masker.
Hal itu berakibat pada habisnya stok masker di bumi Ranggalawe. Seperti ketika Suarabanyuurip.com menanyakan keberadaan stok masker di sejumlah apotek yang berada di kawasan kota, Tuban.
“Habis, Mas,” kata Anik (35), salah satu apoteker Daya Farma, Jalan Basuki Rahmat, kepada Suarabanyuurip.com, Jumat (14/2/2014).
Anik mengatakan, kalau stok apotek di tempatnya bekerja sudah habis sejak pukul 9.00 WIB pagi tadi. Padahal apotek ini sebelumnya mempunyai persediaan 30 masker eceran, dan 10 paket masker.
“Itu stok untuk beberapa hari,” kata Anik menjelaskan.
“Saya sendiri tidak dapat mas, padahal untuk jaga saya butuh itu,” terang Budi, salah satu anggota Polres Tuban yang berjaga di Bank Jatim.
Kondisi serupa juga terjadi di beberapa apotek yang berderet di Jalan Basuki Rahmat. Selain itu apotek yang ada di Jalan PB Sudirman, Jalan Ronggolawe, dan Jalan Dr Wahidin Sudiro Husodo.
“Semua habis, tadi saya sudah keliling,” jelas Sulfan, salah satu warga Kabupaten Tuban.Â
Namun hingga saat ini belum ada tindakan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban. Kepala BPBD, Joko Ludiyono, belum memberikan keterangan terkait dampak abu vulkanik kelud ini.(edp)