SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Puluhan warga dari Desa Remen, dan Desa Tasikharjo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur menggelar aksi unjuk rasa di Terminal Bahan Bakar Minyak Tuban (TBBMT) milik PT Pertamina di Desa Remen, Senin (17/2/2014).
Dalam aksinya sedikitnya 30 orang tersebut melakukan orasi, intinya berisi protes atas rekrutmen tenaga kerja yang tidak melibatkan warga setempat. Selain itu mereka melakukan pemblokiran di pintu masuk TBBMT.
“Kita kesal dengan ulah dari PT Pertamina ketika melakukan perekrutan tenaga kerja,” terang, Tinoto (32), salah satu warga asal Desa Remen ketika melakukan orasi di pintu masuk TBBMT.
Informasi yang diterima Suarabanyuurip.com menyebutkan, aksi warga kali ini dipicu sistem perekrutan tenaga kerja untuk posisi kernet tangki BBM yang dinilai tidak sesuai dengan aturan yang lama dan sarat dengan kolusi. Dimana dalam perekrutan tersebut, perusahaan dianggap tidak melakukan koordinasi dengan desa. Bahkan ada warga sekitar yang ditolak untuk masuk dan mengisi lowongan kerja tersebut.
“Padahal enam orang warga tersebut merupakan rekomendasi dari desa,” jelas Sutrisno, salah satu warga asal Desa Tasikharjo, Kecamatan Jenu.
Warga mengancam akan terus melakukan aksi unjuk rasa di TBBMT, selama tuntutan mereka tidak dipenuhi. (edp)