SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Petani sekitar ladang minyak Banyuurip, Blok Cepu, di wilayah Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur mengeluhkan serangan hama wereng cokelat yang menyerang tanaman padi mereka. Namun sampai saat ini, Dinas Pertanian (Disperta) Bojonegoro belum juga turun tangan untuk mengatasi serangan hama yang kian meraja lela sejak awal Pebruari 2014 lalu.
Seorang petani asal Desa Gayam, Â Gunawan, mengatakan, akibat serangan hama wereng coklat itu tanaman padi miliknya terancam gagal panen. Sebab tanaman padi yang belum buah mapun berisi daunnya mengering dan nyaris mati.
“Saya minta pihak Dinas Pertanian untuk segera memberikan penyuluhan bagaimana cara membasminya. Sebab, upaya pembasmian sudah saya lakukan dengan penyemprotan, Mas. Tapi hasilnya tidak bisa membasmi wereng tersebut,” kata Gunawan kepada suarabanyuurip.com, selasa (18/2/2014).
Pria yang berdomisili di RT/RW 38/08, Dusun Temlokorejo itu menjelaskan, selama ini belum pernah ada penyuluhan dari Dinas Pertanian kepada petani di wilayah Kecamatan Gayam.
“Saya belum pernah tahu disekitar Temlokorejo ada penyuluhan, Mas. Tapi, kalau di Dukuhan dan Desa lain sudah dilakukan apa belum saya juga tidak tau,” tutur Gunawan.
Gunawan berharap, selain memberikan penyuluhan, Disperta membantu obat-obatan kepada petani.
Kepala Disperta Bojonegoro, Ahmad Djupari belum memberikan tanggapan atas serangan hama wereng cokelat di wilayah Gayam. Ketika dihubungi melalui pesan pendek, Selasa (18/02/2014) hingga berita ini diturunkan belum memberikan jawaban.(sam)