Bahaya Kekeringan Ancam Warga Tuban

batu kumbung

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Bahaya kekeringan dan kekurangan air sepertinya akan menjadi ancaman serius bagi Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Hal itu dikarenakan adanya penambangan batu kumbung secara besar-besaran di sejumlah pegunungan batu kapur yang ada di wilayah setempat.

“Pengambilan batu kapur untuk kumbung berpengaruh pada ketersediaan air,” jelas Kasi Pengawas Dampak Lingkungan (Wasdal) Dinas Pertambangan dan Energi (Dispertamben) Tuban, Cucuk Ds, kepada suarabanyuurip.com, Rabu (19/2/2014).

Cucuk, yang ketika itu ditemui di kantornya menjelaskan, kalau selama ini batu kapur merupakan tempat penyimpanan air. Sehingga dengan adanya pengerukan besar-besaran tentunya akan berpengaruh pada ketersediaan air di Kabupaten Tuban.

“Batu gamping (kapur), itu sangat efektiv untuk penyimpanan air,” tegas  Cucuk.

Cucuk mengingatkan, kalau kekeringan merupakan bencana yang harus diwaspadai di Tuban. Terlebih pada saat musim kemarau. “Justru kedepan yang berbahaya itu ancaman kekeringan,” tandas dia.

Diketahui, penambangan batu kapur untuk pembuatan batu kumbung sudah berada di Tuban sejak puluhan tahun silam. Penambangan terjadi hampir di semua bukit kapur yang masuk di wilayah Kabupaten Tuban, dengan jumlah penambang mencapai ribuan orang.(edp)

Baca Juga :   Mencegah Narkoba Melalui Pondok Pesantren

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *