Tegaskan Pilkades Pungpungan Tidak Ada Masalah

Winarto

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Pemerintah Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro,Jawa Timur, menegaskan tidak ada permasalahan pada proses pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Pungpungan pada Minggu (2/2/2014) lalu.

Camat Kalitidu,  Rendra Dwi Joko Prakosa, menyatakan, apa yang dilaporkan oleh Sugeng beberapa waktu lalu kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro mengenai kecurangan yang dilakukan Panitia Pilkades adalah tidak benar.

“Apa yang dilaporkan tidak bisa dipertanggungjawabkan, buat saya itu adalah riak kecil dalam pesta demokrasi,” tegas Rendra.

Sementara itu, Winarto (35), salah satu panitia Pilkades yang dicatut namanya dalam surat pernyataan oleh Sugeng, pihak yang melaporkan adanya indikasi kecurangan dalam Pilkades Pungpungan ke Kejari Bojonegoro mengaku, jika mendapat tekanan dari tim sukses Sukram, calon kepala desa (Cakades) yang kalah.

“Saya mendapat tekanan, sampai harus menandatangani surat pernyataan tersebut,”tegasnya saat bertandang di Redaksi Media suarabanyuurip di Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Rabu (20/2/2014) siang tadi.

Dia menyatakan, dalam Pilkades Pungpungan diikuti oleh dua calon. Calon pertama Heri Agus S dan calon kedua Sukram. Dalam pemilihan itu dimenangkan oleh calon nomor satu dengan perolehan suara 1.764 suara dan Sukram mendapat 1.560 suara. Dari jumlah daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 3.861 suara dan suara tidak sah sebanyak 95 suara.

Baca Juga :   Wabup Nurul Azizah Sampaikan Inovasi Layanan Kesehatan dan Pendidikan di Mujahadah Wahidiyah

“Sedangkan pernyataan saudara Sugeng bahwa ada 81 suara yang hilang itu tidak benar,” tegas Winarto.

Winarto yang didampingi Sunaryo, dari LSM Satrio Bojonegoro itu menandaskan, kepada semua pemberitaan bahwa apa yang dilakukan Sugeng di Kejari Bojnegoro tidak benar, dan merasa dirugikan akibat pernyataan Sugeng di beberapa media.

“Saya ingin semua berjalan damai, saya tidak akan menuntut balik kepada pihak-pihak yang membuat laporan palsu. Hanya berharap ada keadilan buat saya karena kondisi waktu itu benar-benar dibawah tekanan,” pungkas Winarto.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *