Pupuk Bersubsidi Kembali Langka di Tuban

pupuk

SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo

Tuban – Petani di Kabupaten Tuban, Jawa Timur kembali mengeluhkan kelangkaan pupuk bersubsidi. Kondisi ini tentu membuat mereka resah, karena memasuki masa pemupukan tanaman padi.

“Sulit mendapatkan pupuk, di semua toko hampir tidak ada,” terang sejumlah petani yang ditemui di area persawahan Desa Kapu, Kecamatan Merakurak, Tuban.

Wajar jika petani dirundung keresahan karena ancaman gagal panen mulai membayangi mereka. Pupuk pupuk tidak mencukupi ketika tanaman dalam masa pertumbuhan seperti sekarang.

“Sudah dua minggu ini pupuk bersubsidi sulit didapatkan petani,” jelas Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kecamatan Merakurak, Setyo Budi, ketika dihubungi wartawan melalui ponselnya, Kamis (20/2/2014).

Setyo Budi menambahkan, kalau selama dua minggu ini sejumlah toko pertanian yang ada di Kecamatan Merakurak tidak mempunyai stok pupuk. Catatan dari Budi, ada sekitar tiga toko pertanian yang biasa menyediakan pupuk, tapi saat ini tidak memdapatkan pasokan.

“Padahal toko-toko tersebut merupakan penyangga ketersediaan pupuk bersubsidi untuk petani se Kecamatan Merakurak,” terang Budi.

Baca Juga :   Kampanye Paslon 01 di Bojonegoro Timur Rusuh, Rumah Warga Kena Lemparan Batu

Ketiga toko tersebut, berada di Desa Tuwiri Wetan, Desa Kapu, dan Desa Sambonggede, kesemuanya berada di Kecamatan Merakurak.

Budi mengatakan, kalau toko pertanian tersebut sudah tidak mendapatkan pasokan pupuk bersubsidi dari distributor sejak satu bulan terakhir. Ketika bertanya kepada distributor, mereka tidak pernah mendapatkan jawaban pasti.

“Padahal Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) sudah dikirimkan kepada distributor,” jelas pria yang juga menjabat sebagai Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak, Tuban. (edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *