SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Keluhan warga sekitar ladang Migas Banyuurip, Blok Cepu atas rusaknya jalan poros Kecamatan Kalitidu-Gayam, Bojonegoro, Jawa-Timur yang diduga akibat seringnya dilalui kendaraan melebihi kelas jalan mendapat respon dari Dinas Perhubungan (Dishub) setempat.
Kepala Dishub Bojonegoro, Iskandar, mengatakan, akan merespon keluhan warga sekitar ladang migas Banyuurip maupun pengguna jalan lain. Salah satu caranya adalah, akan melakukan cek lapangan di jalur menuju Kecamatan Kalitidu-Gayam. Karena, sesuai rambau yang ada, jalan menuju lokasi sumur migas Banyuurip itu adalah jalan berkelas III.
“Minggu biar saya tanam dulu anggota saya untuk investigasi lapangan, Mas,” kata Iskandar melalui pesan pendek, Sabtu (22/02/2014).
Seperti yang diberitakan sebelumnya, selain kerusakan jalan masuk wilayah Desa Katur hingga perempatan pasar Desa Gayam, Kecamatan Gayam. Kerusakan jalan juga terjadi di Desa Sumengko, Kecamatan Kalitidu, tepatnya di perempatan lampu trafict light. Ditengarai kerusakan akibat lalu lalang truk tangki pengiriman minyak dari PT Tri Wahana Universal yang melebihi kelas jalan.(sam)