SuaraBanyuurip.com -Â Edy Purnomo
Tuban – Hujan deras yang mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Tuban mengakibatkan banjir di beberapa daerah, Senin (24/2/2014) siang. Bahkan, sejumlah ruas jalan di kawasan Kota Tuban terendam air dengan ketinggian sekira 30 centimeter.
Termasuk beberapa titik jalur Pantura dari arah Surabaya juga terendam. Seperti di Jalan Gajahmada, Jalan Dr Wahidin, Alfalah, dan beberapa jalan lain. Â Di jalan Gajahmada, air menggenang di beberapa titik. Termasuk di perempatan Kapur dan di depan SD SidorejoDoromukti.
“Setelah hujan mengguyur, air terus naik. Sampai setinggi ini,†ujar seorang warga di depan sekolah tersebut.
Dari pantauan, banjir datang bersamaan dengan para pelajar pulang sekolah. Para siswa SD itupun harus menerjang ketinggian air menggunakan sepeda pancalnya. Demikian halnya yang dijemput orangtuanya menggunakan sepeda motor, terpaksa harus melintasi genangan air yang tingginya hampir mencapai lutut orang dewasa itu.
Beberapa kendaraan besar, termasuk truk, mobil, dan sebagainya dari luar kota atau dari arah Surabaya yang melintas juga harus melewati genangan air ini. Kendaraan itu melaju pelan lantara jalan sudah tidak terlihat sama sekali karena terendam air.
Beberapa warga di lokasi menyampaikan, genangan air ini terjadi akibat drainase atau saluran air tidak mampu lagi menampung volume air saat hujan lebat mengguyur. Apalagi, posisi di depan sekolah dasar dan juga balai Desa Doromukti, Kecamatan Kota, Tuban, itu datarannya lebih rendah ketimbang jalan raya di sebelah timur atau di sebelah baratnya.
“Meski jalan di sini rendah, kalau memang drainase atau saluran airnya dikelola dengan baik tentunya tidak sampai banjir seperti ini. Semoga ada pejabat yang melintas di sini sehingga tahu kondisi yang ada,†keluh Ali, seorang mahasiswa yang harus menuntun sepeda motornya melintasi banjir.(edp)