SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Seorang sopir salah satu subkontraktor dari PT Semen Indonesia Tbk, PT Siba Surya, ditemukan tewas di depan loket cargo milik PT SI, di Desa Tobo, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Rabu (26/2/2014).
Sopir nahas tersebut adalah, Mugiono (53), asal Lasem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Sebelumnya korban diketahui akan mengambil surat dan biaya perjalanan untuk mengirimkan semen ke daerah Kendal, Jawa Tengah.
Pantauan Suarabanyuurip.com di lokasi kejadian menyebutkan, korban mengalami luka yang cukup parah di bagian kepala belakang. Selain itu, darah juga terlihat keluar cukup banyak akibat luka yang diperkirakan mencapai 5 centimeter tersebut.
Pengakuan beberapa saksi, korban mendadak jatuh ketika berdiri di depan loket. Saat itu posisi kepala korban di bagian belakang membentur lantai yang terbuat dari cor.
“Tiba-tiba saja jatuh ketika mengantri, Mas,†terang Mariana (32), salah satu petugas loket PT Siba Surya, yaitu salah subkontraktor PT SI dalam bidang transportasi.
Akibat kepala bagian belakang yang langsung terbentur ke lantai inilah korban diduga meninggal. Selain itu, diperkirakan mengalami serangan jantung ketika tengah mengurus surat jalan.
“Rencananya dia akan mengantar semen ke daerah Kendal, tadi dia meminta uang saku dan juga surat jalan,†terangnya menjelaskan.
Dwi Triyoko (33), salah satu penjaga loket yang lain sekaligus saksi juga menguatkan keterangan rekannya. Di hadapan petugas, Dwi mengatakan ketika terjatuh posisi kepala belakang korban langsung membentur lantai.
“Tadi langsung jatuh dan kepala belakang langsung membentur lantai,†kata Dwi kepada petugas yang melakukan identivikasi.
Petugas masih melakukan identivikasi guna mengetahui penyebab pasti kematian sopir asal Kabupaten Rembang ini. Saat ini, jenazah korban sudah di bawa ke kamar jenazah RSUD Dr R Koesma Tuban. (edp)