344 Wisman Kunjungi Lamongan

tanjung kodok

SuaraBanyuurip.com – Totok Martono

Lamongan – Lamongan, Jawa Timur ternyata memiliki daya tarik bagi wisatawan mancanegara (Wisman). Selama tahun 2013 lalu sebanyak 344 Wisman tercatat mengunjungi dua obyek wisata di Lamongan, yakni Maharani Zoo and Goa Lamongan (Mazola) dan Wisata Bahari Lamongan (WBL).

Secara keseluruhan, Dinas Kebubudayaan dan Pariwisata, Lamongan mencatat selama tahun 2013 ada 1.550.933 orang wisatawan berpelancong di Kota Soto tersebut. Dari jumlah tersebut terdata 344 dari manca negara.

Kepala Dinas Kebubudayaan dan Pariwisata, Lamongan, Eko Priyono, kepada SuaraBanyuurip.com menyatakan, jumlah total kunjungan ini naik dibandingkan tahun 2012 yang tercatat sebanyak 1.534.704 orang wisatawan. Dirinci olehnya dari total 344 orang Wisman sebanyak 138 orang diantaranya mengunjungi Mazola.  Sementara 206 orang wisman lainnya tercatat mengunjungi WBL.

“Ini adalah jumlah kunjungan di empat obyek wisata di Lamongan. Yakni Waduk Gondang, Sunan Drajat, serta WBL dan Mazola, “ ujarnya, Sabtu (1/3/2014).

Dilanjutkannya, di Waduk Gondang tercatat sebanyak 79.859 orang mengunjungi obyek di wilayah selatan Lamongan ini. Kemudian Sunan Drajat dikunjungi 465.267 wisatawan dan WBL serta Mazola dikunjungi 1.005.807 orang.

Baca Juga :   Menhut Minta SG Jaga Kelestarian Hutan Kawasan

Naiknya jumlah kunjungan wisatawan tersebut berimbas pada terpenuhinya target pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata. Dari target PAD tahun 2013 yang sebesar Rp14.342.760.000, tercapai realisasi sebesar Rp14.342.781.000, atau 100,01 persen.

Kontribusi terbesar PAD sektor pariwisata ini masih ditunjang oleh pemasukan dari Mazola dan WBL, yakni sebesar Rp13.500.000. Sementara tahun lalu, obyek wisata di jalur Pantura ini menyetorkan Rp12.500.000 untuk PAD Lamongan.

Sedangkan dari obyek wisata Waduk Gondang menyetorkan 231.481.000 untuk PAD. Kemudian dari obyek wisata Sunan Drajat tercatat pemasukan sebesar Rp 611.300.000.

Kedepan untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, dilakukan melalui serangkaian promosi dan kegiatan seperti pementasan seni dan budaya. Terlebih Lamongan juga memiliki desa wisata yang diwakili Desa Sendangduwur, Kecamatan Paciran dengan keunikannya sebagai sentra pengrajin batik dan perhiasan dari emas dan perak serta bordir. Sehingga bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi wisman maupun sebagai tujuan wisata belanja. (tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *