SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro- PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS), salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro mengaku masih melakukan penjajakan untuk terlibat dalam pengelolaan sumur minyak tua  di wilayah Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
“Masih penjajakan,” kata Direktur Utama (Dirut) PT BBS, Deddy Afidick, kepada suarabanyuurip.com, Senin (3/3/2014).
Namun sayangnya saat singgung mengenai soal sejauhmana peluang keterlibatan BBS dalam pengelolaan disumur tua, Deddy belum memberi penjelasan.
Sementara itu, dikonfirmasi terpisah pihak Pertamina Asset 4 Field Cepu, melalui Manajer Legal dan Relations PEP Asset 4, Arya Dwi Paramita mengenai perizinan yang diajukan PT.BBS belum bisa memberi jawaban.
Untuk diketahui saat ini sejumlah sumur tua di Kecamatan Kedewan dan Malo telah dikelola oleh Kerja Sama Operasi (KSO) Pertamina – Geo Cepu Indonesia (GCI).(roz)