SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Pemerintah Desa (Pemdes) Sugihan, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, berharap sumur air yang akan diberikan Operator Minyak dan Gas Bumi (Migas) Blok Tuban, Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB PPEJ) bisa memberikan manfaat yang maksimal.
Pemberian sumur air itu sebagai ganti atas penggunaan lahan untuk pengeboran Sumur Migas Sumber, di Desa Sambonggede, Kecamatan Merakurak. Bantuan dua sumur itu untuk mengairi lahan pertanian desa setempat.
“Kita berharap sumur bantuan yang akan diberikan di desa ini bisa bermanfaat dengan maksimal,” kata Nirkhamni, Kepala Dusun (Kadus) Krajan, Desa Sugiharjo, Kecamatan Merakurak, Selasa (4/3/2014).
Manfaat maksimal, menurut Nirkhamni adalah bisa digunakan untuk pengairan lahan pertanian milik petani yang kesulitan air. Meskipun daerah tersebut merupakan daerah dengan lahan yang subur.
“Subur sekali lahan disini, cuma memang selama ini terkendala dengan ketersediaan untuk pengairan tanaman saja,” kata Nirkhamni menjelaskan.
Selama ini, pengairan untuk pertanian di Desa Sugihan dilakukan dengan beragam cara. Ada yang mengandalkan air hujan dan juga ada yang melakukan pengeboran sendiri. Tetapi cara yang terakhir, dirasa masih kurang maksimal. Karena pengeboran yang dilakukan perorangan hanya mampu mengairi beberapa petak atau hektar saja.
“Kita berharap dengan sumur air dari JOB PPEJ, lahan-lahan pertanian yang pengairannya masih kurang bisa diatasi,” kata Kadus ini menjelaskan.
“Kita juga berharap dengan adanya sumur air bisa meningkatkan produksi pertanian kita,” tambah Nirkhamni.(edp)