SuaraBanyuurip.com – Ali Musthofa
Blora – Salah satu lapangan Minyak dan Gas Bumi (Migas) di Blok Cepu, Lapangan Alas Dara dan Kemuning (ADK) sudah resmi dioperatori PT. Pertamina Ekplorasi dan Produksi (EP) Cepu ADK. Pemerintah Kabupaten Blora, Jawa Tengah sebagai pemilik wilayah lokasi lapangan tersebut meminta operator untuk segera dilakukan proses produksi.
Desakan itu seperti yang disampaikan oleh Ketua Komisi C DPRD Blora, RM. Hanindyo Andri Haskoro kepada suarabanyuurip.com pada Selasa, (4/3/2014). Dia mengatakan, bahwa sudah lama Blora menginginkan lapangan migas yang ada diwilayahnya segera ada produksi.
“Semua sudah ditandatangani, termasuk pemegang lapangan alas dara kemuning. Kita berharap segera dilakukan proses produksi,” ujarnya.
Ketua komisi yang membidangi pertambangan itu menegaskan, di lapangan ADK diperkirakan ada potensi migas yang besar.”Banyak manfaat yang bisa diterima Blora dengan sudah berproduksinya lapangan itu,” tandas Andri.
Andri menilai, tidak ada alasan bagi operator untuk menundanya, dikarenakan lapangan itu sudah dalam kondisi melanjutkan. “Memang mayoritas sumur ada di lahan perhutani, namun dengan komitmen yang sama untuk kemakmuran Blora, saya yakin semua akan mendapat jalan kemudahan dalam pengurusan ijinnya,” katanya.
Menurut dia, dengan diaktifkannya lapangan itu akan membuka lapangan kerja bagi masyarakat lokal. “Kewajiban mereka untuk melibatkan warga lokal,” imbuh Andri.
“Belum lagi ketika sudah produksi, akan ada Dana Bagi Hasil (DBH) Migas yang bisa didapatkan. Jika selama ini di Blok Cepu Blora belum mendapat keadilan dalam pembagiannya. Dari lapangan itu nantinya akan ada imbas bagi peningkatan PAD Blora,” lanjut dia menjelaskan.
Sebelumnya Manajemen Pertamina EP Cepu ADK menyatakan, eksplorasi lapangan migas ADK masih menunggu ijin analisa mengenai dampak lingkungan (Amdal) dan Perhutani karena ada lima sumur yang berada di kawasan hutan.
Sebagaimana diketahui, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menanda tangani tujuh Kontrak Kerja Sama (KKS) lapangan migas. Salah satunya, PT Pertamina EP Cepu ADK yang mengoperatori wilayah kerja Alas Dara Kemuning lokasi Kabupaten Blora. Dari penandatangan itu disepakati berupa re-entry empat sumur, studi G&G, studi GGR dan pemboran satu sumur eksplorasi di lapangan ADK.(ali)