SuaraBanyuurip.com -Â Edy Purnomo
Tuban – Dua kelompok pemuda asal dua desa yang ada di Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, nyaris bentrok di salah satu jalan kecamatan setempat.Â
Beruntung tawuran tersebut berhasil digagalkan petugas dari jajaran Polsek Kerek yang telah mendapatkan informasi dari masyarakat tentang adanya rencana dua kelompok pemuda yang akan melakukan bentrok.Â
Pemicu tawuran ternyata masalah sepele. Ketika pemuda dari Desa Wolutengah, Kecamatan Kerek, berpapasan dengan pemuda asal Desa Gaji, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban. Saat berpapasan, salah satu pemuda menggeber sepeda motor yang dikendarainya sehingga memantik emosi kelompok pemuda lain.Â
Tak terima, kelompok pemuda asal Desa Wolutengah kemudian mendatangi kelompok pemuda yang berasal dari Desa Gaji.Â
“Hal inilah yang menjadi pemicu,†kata Kapolsek Kerek, AKP Musa Bahtiar, ketika dikonfirmasi, Selasa (4/3/2014).Â
Beruntung ketegangan kedua kelompok pemuda ini diketahui warga. Kemudian langsung melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Kerek. Petugas yang mendapatkan laporan langsung mendatangi lokasi dan membubarkan dua kubu massa yang sedang terbakar amarah.Â
Ketika kelompok pemuda berhasil dibubarkan, salah satu pemuda yang diketahui bernama Nasip (22), asal Desa Wolutengah datang dengan sebilah pedang dengan panjang mencapai 80 centimeter. Takut terjadi hal yang tidak diinginkan, petugas langsung mengamankannya dan dibawa ke Mapolsek Kerek.Â
“Kita amankan karena saat teman-temannya sudah bubar justru dia datang membawa pedang,†tambah Musa Bahtiar.Â
Saat ini, pemuda tersebut masih berada di Mapolsek Kerek guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Tindakan pelaku dapat dijerat dengan Undang-undang Darurat karena membawa senjata tajam.(edp)