SuaraBanyuurip.com -Â Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro – Tanaman padi di sekitar proyek Banyuurip, Blok Cepu yang sempat mengering ditenggarai akaibat kondisi lahan yang sudah tidak sehat lagi.
Sukijo, petania asal Desa Katur, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mengaku tidak tahu menahu penyebabnya. Namun dia mengkhawatirkan kondisi itu menjadikan petani di sekitar proyek banyuurip akan gagal panen.
“Hasil panen petani bisa-bisa tidak sesuai dengan harapan,” kata Sukijo kepada suarabanyuurip.com, Selasa (4/3/2014).
Dia menjelasan, keringnya daun padi itu tak kesemuanya disebabkan oleh faktor penyakit. Namun kemungkinan salah penggarapan lahan awalnya. Selain itu jug karena faktor kimia.Â
Menanggapi hal ini, aktivis pertanian dari LSM Pusdakota, Parwito, mengungkapkan, tingginya pemakaian kimia menjadikan salah satu penyebab lahan pertanian tidak sehat. Artinya lahan pun sudah tidak begitu produktif meski telah dilakukan upaya menggunkan pupuk.
Menurut dia, lahan yang sehat adalah yang mampu mengikat air. “Sehingga air yang didsalamtanah tidak langsung habis,” urainya.Â
Parwito menjelaskan, lahan yang sehat juga bisa menumbuhkan mikroba yang akan merombak struktur tanah, mendatangkan cacing untuk memperlebar pori-pori tanah.Â
“Tanah yang sehat pasti subur tapi tanah yang subur belum tentu sehat,’ tandasnya. (roz)