Tekan Golput, Maksimalkan Relawan Demokrasi

SuaraBanyuurip.comTotok Martono

Lamongan – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) Lamongan, Jawa Timur menargetkan partisipasi masyarakat dalam pemilu legislative (Pileg) pada 9 April 2014 mendatang bisa mencapai 75 persen.

Untuk mewujdukan itu lembaga penyelenggara pemilu itu berupaya menekan tingginya angka golongan putih (Golput) seperti yang terjadi pada tahun sebelumnya. Salah satunya memaksimalkan kinerja tim relawan demokrasi. Mereka bertugas  mensosialisasikan pemilu di masyarakat agar turut mensukseskan pesta demokrasi lima tahunan tersebut dengan menggunakan hak suaranya.

“Tim relawan demokrasi bekerja efektif sejak bulan Januari hingga minggu pertama bulan april,” kata Divisi Sosialisasi KPUK Lamongan, M.Saifullah Abid kepada suarabanyuurip.com, Sabtu (8/3/2014).

Tim relawan demokrasi berjumlah 25 orang dan bertugas di 5 daerah pemilihan (dapil) di Kabupaten Lamongan. Tugas yang harus dijalankan tim relawan demokrasi yaitu mensosialisasikan pemilu kemasyarakat dengan menyasar kegiatan keagamaan, pemilih perempuan, pemilih pemula, kaum pinggiran dan kaum disabelitas (cacat).

“Sebagai contoh, jika ada kegiatan pengajian atau tahlilan, tim relawan bisa datang dan memberikan sosialisasi. Atau saat kegiatan PKK, arisan yang mayoritas anggotanya perempuan,tim bisa masuk didalamnya,” ujar Abid, menerangkan.

Baca Juga :   Pembangunan IKN Tak Hambat Penanganan Covid 19

Dalam bekerja tim relawan demokrasi selalu berkoordinasi dengan panitia pemilihan kecamatan (PPK). “Mereka juga harus menyertakan foto atau narasi kegiatan di lapangan untuk menjadi bahan laporan ke KPUK,” tegas Abid.

Dalam pantauan, selama 3 bulan bertugas kinerja tim relawan demokrasi cukup bagus sehingga KPUK Lamongan optimis target 75 persen partisipasi masyarakat dalam pemilu akan tercapai.(tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *