SuaraBanyuurip.com – Ali Musthofa
Blora – Proyek penggurugan lokasi double track atau rel ganda PT. Kereta Api Indonesia (KAI) di Kelurahan Balun dan Cepu Kidul, Kelurahan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah hingga kini masih terus berlangsung. Untuk mengurai kemcaten pihak kontraktor menempatkan 22 flgman (manusi bendera) untuk membantu mengatur lalu lintas.
Mereka ditempatkan disejumlah titik jalan akses masuk. Para petugas yang berompi orange sambil membawa bendara itu bertugas sekira pukul 07.00 WIB dan berakhir sampai jam 17.00 WIB. “Selanjutnya ada melanjutkan masuk tugas  sift sore hingga malam,” ujar Munawar, Floorman asal Kelurahan Balun ini.
Menurut Munawar, salah satu flagman, kepadatan kendaraan pengankut  tanah urug itu mulai terlihat sejak pukul 09.00 WIB.”Kondisi kendaraan umum juga mulai banyak melintas. Dan itu bersamaan dengan kedatangan dump truck yang mau dropping material,” ungkapnya.
Di Balun sendiri ditempatkan flagman sebanyak 22 orang dan beberapa lagi di lokasi Cepu Kidul. “Kita hanya mengatur perjalanan saja. Biar lancar,” ujar Munawar.
Sebagai orang yang di lapangan dan bertemu dengan banyak pengguna kendaraan dengan kepentingan masing-masing, Munawar menilai wajar bila mereka ingin aktivitas perjalanan lancar.
Namun demikian, hal itu terkadang menjadikan kondisi lalu lintas semrawut. Dia mengaku kadangkala ada saja sopir yang menerobos kalau diatur. “Yang penting intinya semua pengguna jalan biar lancar saja. Kalau ada sopir yang marah karena di stop dan mempersilahkan kendaraan lain melaju itu hal lumrah, namanya juga manusia,” ujarnya yang perkerjaan itu digaji sehari Rp. 50 ribu.
Kondisi cuaca yang tidak menentu membuat dirinya harus ektra menjaga kesehatan. Apalagi terkadang di siang hari juga kondisi panas terik matahari.”Ya susahnya kalau tengah hari, waktu jam istirahat dan makan siang, namun intensitas kendaraan tinggi. Mau ditinggal jelas semrawut, ya kita tetap berjaga mengatur laju kendaraan,” ujarnya yang setiap hari bertugas di lokasi Simpangtujuh, Tukbuntung, Cepu ini.(ali)