BLH Data Kerusakan Lingkungan Bengawan Solo

SuaraBanyuurip.comAli Musthofa

Blora – Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Blora, Jawa Tengah, akan menyisir Daerah Aliran Sungai (DAS) Bengawan Solo yang melintas wilayahnya untuk melakukan pendataan aktivitas penambangan pasir illegal yang dilakukan masyarkat sekitar lokasi sungai.

Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Blora, Adi Purwanto, mengatakan, penyisiran dan pendataan itu akan melibatkan dinas terkait.  “Kita ingin tahu lebih dekat saja dengan menyusuri sepanjang sungai,” katanya.

Menurut Adi, penyusuran itu  sangat penting untuk memetakan kondisi lokasi yang ada diseputaran sungai.”Paling tidak untuk  melihat  aktivitas penambangan pasir baik yang tradional maupun yang menggunakan mesin penyedot sangat banyak,” imbuhnya.

Dia mengatakan, bukan hanya aktivitas penambangan pasir yang akan dilakukan pemantauan.”Kita juga mau melihat sebanyak apa limbah atau sampah dari masyarakat yang dibuang dan masuk di Sungai itu,” tandas Adi.

Adi menerangkan, dari hasil pemetaan ini akan diketahui kandungan potensi serta dampak kerusakan lingkungan yang ada di sekitar sungai.””Saat ini ada sekitar 80 persen sampah rumah tangga mencemari lingkungan termasuk yang ada di sungai,” jelasnya.

Baca Juga :   Xenia Kapolsek Ditabrak Truk Dari Belakang

Beberapa instansi terkait yang dilibatkan diantaranya,  Satpol PP, Dinas Energi dan Sumber daya Mineral serta lembaga yang bergerak dalam pelestarian lingkungan. Adapun lokasi yang disisir itu mulai dari Kecamatan Kradenan hingga Kecamatan Cepu.

“Hasilnya akan dijadikan langkah untuk melakuan pelestarian lingkungan yang tepat sehingga DAS Bengawan solo tetap terjaga dan tidak menimbulkan kerusakan yang cukup parah,” ungkap Adi.(ali)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *