Membangun Generasi Sehat Bojonegoro

SuaraBanyuurip.comRiri Wedia

Bojonegoro – Melalui program studi D III Kebidanan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Insan Cendekia Husada (STIKES ICSADA) Bojonegoro, Jawa Timur menggelar pelatihan Unit Kesehatan Sekolah (UKS) bagi SMA/SMK/MA sebagai wujud gerakan ” Aku Cinta Sehat” di SMA Plus Alfatimah, Senin (17/3/2014).

Acara yang dibuka oleh Bupati Bojonegoro, Suyoto, itu dihadiri oleh jajaran Dinas Pendidikan, Kementrian Agama (Kemenag) dan  Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Bojonegoro (ASPERTIB). Mereka mengapresiasi program ini sebagai langkah pengenalan hidup sehat di masyarakat.

Bupati Suyoto, menyampaikan, untuk kultur sehat di masyarakat akan berjalan secara alami. Dengan adanya program ini, menjadi salah satu pelopor untuk memberikan penyadaran kepada masyarakat khususnya pelajar pentingnya hidup sehat.

“Kalau lingkungan sehat perilaku akan sehat, ” tegas Suyoto.

Sementara itu, KaProdi DIII Kebidanan, STIKES ICSADA Bojonegoro, Niken Yuli Astuti, mengungkapkan, program ini sebagai wujud pengabdian masyarakat untuk bersama-sama membangun generasi mendatang lebih cepat.

Dirinya berharap, ada perhatian dari operator migas, baik itu Mobil Cepu Limited (MCL), Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ) dan Pertamina EP untuk mendukung program “Aku Cinta Sehat” terlebih bagi lingkungan di sekitar tambang.

Baca Juga :   Hingga Agustus, 272 Warga Bojonegoro Terjangkit DBD

“Insya Allah, kami akan mencoba bekerja sama dengan operator migas sebagai bentuk CSR kesehatan,” imbuhnya.

Ketua STIKES  ICSDA, Hasan Bisri, menungkapkan, saat ini program yang dijalankan masih di lima sekolah diantaranya, UKS SMA Plus Al Fatimah, SMA 3 Bojonegoro, SMKN 1 Bojonegoro, MAN 1 Bojonegoro, dan SMK Dharma Wirawan.

“Program akan berlangsung secara bertahap,” tandasnya. (rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *