SuaraBanyuurip.com -Â Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro- Sektor pertanian diperkirakan akan dikembali dirindukan oleh sebagian besar warga sekitar proyek Banyuurip, Blok Cepu pasca pengerjaan konstruksi selesai. Karena pada saat itu peluang pekerjaan akan menurun drastis dan warga banyak kehilangan pekerjaan.
“Saya kira pertanian akan kembali dirindukan setelah proyek selesai nantinya,” kata salah satu perangkat Desa Sudu, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Nur Lazim. kepada suarabanyuurip.com, Senin (17/3/2014).
Dia mengungkapkan, selain keterlibatan tenaga kerja, sejauh ini mayoritas warga memang banyak yang disibukkan dengan aktivitas pengerjaan proyek melalui unit usaha seperti CV maupun PT yang dimilikinya.
“Kalau semuanya sudah selesai mau gimana lagi, kan kebanyakan dulunya juga bekerja sebagai petani,” tuturnya.
Salah satu pengusaha lokal asal Desa Gayam, Eko, mengatakan jika saat ini pihaknya juga sudah memikirkan usaha pertanian sebagai bentuk usaha tambahan.
“Kalau terus mengandalkan proyek jelas tidak mungkin,” ucapnya.
Kendati demikian, untuk masuk dipertanian diperlukan terobosan-terobosan baru. Dengan kata lain, tidak serta merta menanam padi, namun lebih kepada pengembangan lain. Yakni tanaman hortikultura seperti sayur-sayuran dan lain sejenisnya.
“Bisa juga pertanian disini dikembangkan dengan cara mulai menananm rempah-rempah,” tuturnya. (Roz).