SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Operator sumur gas Sumber 1, Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB PPEJ) masih melakukan kajian terkait rencana pemasaran gas dari kandungan sumur yang terletak di Desa Sambonggede, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, tersebut.
“Kalau untuk rencana pemasaran hasil dari sumur Sumber masih kita lakukan kajian,” jelas Field Admint Superintendant JOB PPEJ, Hananto Aji, kepada Suarabanyuurip.com ketika ditanya tentang rencana pemasaran as dari sumur sumber, Rabu (19/3/2014).
Lebih lanjut Hananto mengatakan, perusahaan mesti menentukan dahulu pasar dari produksi gas. Pada fase ini ada beberapa tahap yang perlu dilakukan, diantaranya siapa yang akan menggunakan, serta berapa besar gas yang diperlukan harus disesuaikan dengan produksi gas dari sumur sumber.
“Contohnya kalau ada perusahaan yang hanya memerlukan gas dalam jangka waktu yang sebentar, itu kan tidak ada nilai ekonomis. Kita harus memikirkan itu terlebih dahulu,” kata Hananto menjelaskan.
Selain itu, pemasaran juga bisa dilakukan sesuai dengan saran dan usulan Pemkab Tuban. Supaya gas dari sumur sumber dipergunakan untuk pengembangan Kawasan Industri Tuban (KIT) dengan melakukan kerja sama dari PT Perusahaan Gas Negara (PGN).
Kendati demikian, pemasaran untuk sumur sumber baru bisa dilaksanakan. Apabila JOB PPEJ sudah melalui beberapa tahap untuk melakukan pengembangan sumur tersebut, diantaranya proses pengeboran deliniasi yang saat ini masih dikaji bersama dengan SKK Migas.(edp)