SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro-Memasuki musim panen, sejumlah petani di sekitar proyek Banyuurip, Blok Cepu mengaku cukup kesulitan mencari buruh tani.
“Sekarang gak gampang nyari tukang ngedos,” kata Sadiman, salah satu petani dari Desa Bonorejo, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur kepada suarabanyuurip.com (18/3/2014).
Dia mengungkapkan, salah satu faktor penyebabnya adalah banyaknya warga yang berkecimpung di proyek migas. “Kan hampir sebagian besar ikut kerja diproyek,” ujarnya.
Senada juga diungkapkan Sudarto, petani asal desa Katur, Kecamatan Gayam. Selain karena faktor minat warga terhadap pertanian menurun, adanya proyek menjadi penyebabnya.
Dia menjelaskan, untuk upah buruh tani perharinya antara Rp35 ribu hingga Rp50 ribu. “Kalau petani untuk tenaga nggak dihitung,” ucapnya. (roz)