SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mengaku telah membentuk Tim Corporate Sosial Responsibility (CSR) untuk mengawasi dan mensingkronkan program CSR dari kontraktor kontrak kerjasama (KKKS) yang beroperasi diwilayahnya. Baik itu Mobil Cepu Limited (MCL), operator migas Blok Cepu, Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ), Blok Tuban, dan Pertamina EP Asset 4, operator sumur Tiung Biru (TBR).
Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo), Kusnandaka Tjatur P, menyampaikan, dari awal terbentuknya tim optimalisasi konten lokal, tim CSR juga terbentuk yang diketuai oleh Asisten I Hukum dan Pemerintahan yang saat itu masih dijabatnya.
Tim itu, lanjut dia, terdiri dari perwakilan masing-masing-masing KKKS dan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait. Tugas dari tim itu adalah mengawasi dan mensingkronkan program CSR yang akan dilakukan operator dengan program Pemkab Bojonegoro.
“Kalau sekarang ya tidak tahu, saya tidak pegang jabatan ketua tim,” kata Kusnadaka saat mengikuti workshop Transparansi dan Akuntanbilitas Industri Ekstratif hari ke dua di Ruang Batik Madrim, Kamis (20/3/2014).
Sementara itu, Direktur BI, Awe menyampaikan, bahwa selama ini peran pemerintah dalam pengawasan CSR masih sangat kurang. Sebab kinerja tim hanya mendapatkan laporan dari masing-masing KKKS melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) tanpa melakukan pengecekan langsung di lapangan.
“Kesannya ya hanya menerima laporan, sudah begitu saja,” kata pria asal Desa Mojokampung Kecamatan Bojonegoro itu.
Padahal, lanjut dia, pelaksanaan program CSR itu butuh sebuah transparansi baik pendanaan maupun pelaksanaan. Dengan transparansi program CSR akan meminimalisir konflik sosial.
Terpisah, Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bojonegoro, Bianto, mengungkapkan, untuk MCL selama ini memberikan laporan mengenai program kegiatan penunjang operasi (PKPO). Sedangkan operator lain yaitu Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ) dan Pertamina EP Asset 4 memberikan laporan program CSR.
“Semua operator sudah memberikan laporannya meskipun kadang kami meminta duluan, tapi secara tekhnis dan pelaksanaan tanggung jawab operator,” tandasnya.(rien)