SuaraBanyuurip.com -Â Samian Sasongko
Bojonegoro – Pemerintah Desa (Pemdes) Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur meminta kepada operator Gas Cepu yang meliputi unitisasi Lapangan Jambaran – Tiung Biru (JTB), Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC) untuk berkoordinasi dengan desa.
Pejabat sementara (PJs) Kepala Desa (Kades) Bandungrejo, Mundir, mengatakan, koordinasi itu perlu dilakukan agar dalam pelaksanaan pproyek nantinya tidak menimbulkan gejolak warga. Salah satunya adalah terkait dengan keterlibatan warga sekitar.
“Sehingga kita bisa menyampaikan ke warga tentang kegiatan yang akan dilakukan dan peluang apa saja yang bisa dilakukan mereka,” kata Mundir kepada suarabanyuurip.com via telepon, Jum’at (21/03/2014).
“Saya yakin dengan berkoordinasi yang baik setidaknya juga bisa meminimalisir hal-hal yang tidak kita inginkan semua, Mas,” sambung Camat Ngasem Suwignyo.
Public & Government Affairs Superintendent, PEPC, Edi Purnomo, menegaskan pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak desa sekitar maupun dinas terkait lainnya. Karena, PEPC juga menginginkan dalam aktifitasnya nanti berjalan lancar tanpa ada kendala.
“Tentunya, kita akan lakukan komunikasi dan koordinasi (sosialisasi), Mas,” kata Edi Purnomo dikonfirmasi terpisah.
Edi mencontohkan, seperti halnya pelaksanaan program kemasyarakatan yang sudah dilaksanakan, PEC juga melakukan komunikasi dan koordinasi dari jajaran pemerintah desa, kecamatan hingga ke pemerintah kabupaten (Pemkab) melalui instansi terkait.(sam)