SuaraBanyuurip.com – Ali Musthofa
Blora – Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Pedesaan Tahun Anggaran 2014 Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, Jawa Tengah menyerahan Bantuan Dana Sosial (Bansos) kepada masyarakat sekitar yang di wilayah setempat, Â Jumat (21/3/2014),
Bantuan yang dipusatkan di Pendapa Kecamatan Randublatung itu menurut Ketua PNPM Kecamatan Randublatung, Martono, berupa pemberian uang tunai sebesar Rp300.000 kepada 18 Rumah Tangga Miskin (RTM) absolut, alat sarana usaha kepada 15 RTM produktif, merenovasi tempat usaha kepada 3 RTM produktif yang berada  di Desa Kalisari, dan Desa Ngliron, serta di Kelurahan Wulung.
Dia katakan, alokasi dana sosial dengan nominal Rp34.000.000, dan ditambah dana swadaya sebesar Rp7.400.000. Jadi  total biaya keseluruhan Rp41.400.000 yang akan diberikan ke 36 warga RTM.
Martono menjelaskan, keberadaan dana surplus yang berasal dari 15 persen hasil bersih pendapatan pada tahun 2014. Dana surplus ini bertujuan untuk mengambilkan sebagian keuntungan dana bergulir kepada masyarakat sebagai pemilik modal.
Sementara itu,  Bupati Blora, Djoko Nugroho, sangat  mendukung dengan program ini. “Untuk tahun depan saya akan menambah modal sebanyak dua kali lipat,” katanya.
Kokok, demikian akrab disapa, dalam kesempatan itu juga menyampaikan beberapa rencana kedepan pembangunan di wilayah Kecamatan Randublatung. “Ke depan akan saya bangun rumah sakit. Demikian pula akan menyelesaikan infrastruktur jalan yang ada di Kabupaten Blora semua jalan akan diperbaiki,” imbuhnya.
Sementara untuk jalan Blora jurusan Cepu, Cepu jurusan Randublatung, hingga Kecamatan Jati merupakan jalan kelas provinsi. Jadi tanggung jawab pembangunan berada di Bina Marga Jawa Tengah.
“Saya akan terus berjuang agar Blora diperhatikan untuk pembangunan jalan provinsi yang kondisinya mayoritas sudah rusak,” ungkap Kokok.(ali)