SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, hingga saat ini menunggu kelanjutan dari program pelatihan calon teacher master dari operator Lapangan Banyuurip Blok Cepu, Mobil Cepu Ltd (MCL) bekerjasama dengan Sampoerna Foundation, Senin (24/3/2014).
Kepala Seksi Pengembangan Karir Tenaga Kependidikan Disdik Bojonegoro, Parwan, menyampaikan, tahun 2014 Dinas Pendidikan mendapatkan program tersebut dengan menyeleksi 25 guru-guru yang dianggap ahli dan diberikan pelatihan lagi untuk meningkatkan mutu pendidik.
“Diharapkan menjadi master dari guru-guru di Bojonegoro,” tandasnya.
Dari 25 guru tersebut diambil dari tingkat TK, SD, SMP maupun SMA. Usai mendapat pelatihan akan menjadi pembina bagi guru-guru di Kabupaten Bojonegoro yang dipusatkan di Pusat Belajar Guru (PBG) di Jalan Rajawali. “Gedung PBG juga bantuan dari MCL melalui Sampoerna Foundation,” ungkap Parwan.
Meskipun begitu, Dinas Pendidikan masih menunggu persetujuan atau tanda tangan kontrak dari pihak Sampoerna Foundation. Karena dari pihak Pemerintah Kabupaten sudah melengkapi semua berkas yang dibutuhkan untuk melanjutkan program tersebut.
“Ya masih menunggu pengembalian berkas dari Sampoerna Foundation,” ujar Parwan.
Dikonfirmasi terpisah, Field Public and Government Affair Manager MCL, Rexy Mawardijaya, menyampaikan sudah melakukan lokakarya guru ahli di Bojonegoro dan Tuban tanggal 17-20 Maret 2014.
“Dalam program ini diberikan pendampingan pendidik di bidang keterampilan mengajar, manajerial, kewirausahaan, dan pembuatan bahan ajar bagi para guru,” tandas Rexy.(rien)