SuaraBanyuurip.com – Totok Martono
Lamongan – Angka Golongan Putih (Golput) dalam Pemilu Legislatif 9 April 2014 di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur diprediksi bakal tinggi. Itu terjadi karena Pemkab Lamongan hanya mengucurkan dana sosialisasi Pemilu sebanyak Rp50 juta.
Akibat minimnya dana tersebut sosialisasi Pemilu dari Kantor Bankespol Lamongan tidak bisa maksimal. Target KPU Lamongan terhadap partisipasi masyarakat hingga 70 persen dalam coblosan diperkirakan tidak tercapai.
“Anggaran yang dikucurkan Pemkab sangat minim sehingga Kantor Bankespol tidak bisa maksimal mengadakan sosialisasi pemilu, “ kata Kabid Hubungan Antar Lembaga Bidang Parpol dan LSM, Sulikan, kepada Suarabanyuurip.com, Kamis (27/3/2014).
Menurutnya, dari 27 kecamatan di kabupaten kering potensi migas itu  hanya terjangkau 5 kecamatan. Yakni,  Kecamatan Babat, Modo, Karangbinangun, Paciran, dan Kecamatan Ngimbang. Kegiatan sosialisasi yang menggandeng KPU dan Panwaslu Lamongan itu diselenggarakan tanggal 14-20 Maret 2014.
“Untuk 22 kecamatan lainnya tidak bisa terealisasi karena tidak adanya anggaran, “ keluh Sulikan.
Menurutnya, untuk sosialisasi Pemilu Legislatif Bankespol mengajukan anggaran sebanyak Rp200 juta. Namun, Pemkab hanya mengucurkan dana Rp 50 juta. (tok)