Air Bor Bojonegoro Kurang Layak Konsumsi

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Tim WasDal Proyek Banyuurip menemukan mutu air sumur bor di Bojonegoro kurang memenuhi standart. Hasil pengecekan air sumur bor di Bojonegoro, jika digunakan untuk konsumsi air minum atau kebutuhan memasak masih kurang layak.

“Kami teringat kondisi seperti ini di daerah Dumai, yang dampaknya hampir semua masyarakat yang mengkonsumsi air,” ujar Staf Khusus Tim WasDal Proyek Banyuurip, Hamdy Zaenal, kepada SuaraBanyuurip.com, Jumat (28/3/2014).

Dia mengungkapkan, informasi tersebut dari salah satu Tim WasDal Proyek Banyuurip,  Dr  Sanggono yang menginformasikan terhadap mutu air minum, saat menginap di salah satu hotel berbintang di Bojonegoro.

Hamdy mengatakan, ketika tugas lapangan ke Banyuurip bulan Februari 2014 lalu menginap di salah satu hotel berbintang. Dia mengamati bahwa air keran di hotel direbus untuk keperluan minum, terdapat endapan putih setelah temperatur air mencapai temperatur ruang. 

“Akhirnya tim membawa sampel air sejumlah 1,5 liter ke Bandung, dan dites pada Laboratorium Kualitas Air ITB,” tukasnya.

Baca Juga :   Pertigaan Babat Padat dan Sering Macet

Dari hasil tes, kesimpulan utama dari kualitas air hotel tersebut adalah: Nilai Total Dissolved Solid (TDS – Sifat Fisika Nomor 2) sangat tinggi.  Hal ini berarti bahwa banyak garam terlarut pada air tersebut. 

Kesimpulan berikutnya adalah Nilai Kesadahan (sebagai CaCO3 – Sifat Kimia Nomor 3) – cukup tinggi.  Hal ini mengkonfirmasi kembali bahwa kandungan garam terlarut, relatif tinggi.

“Dua tahun yang lalu, ada salah satu anggota tim yang juga melakukan sampling air dari Wisma Griya Dharma Kusuma (GDK) milik Pemkab Bojonegoro, hasilnya juga serupa,” ungkapnya.

Pihaknya menyimpulkan,  air PDAM Bojonegoro memang kadar TDS-nya tinggi yang disebabkan oleh tingginya kadar garam dari sumber penyediaan air baku di Bojonegoro.

Direktur PDAM Bojonegoro, Dahlia Eryanti, hingga berita ini ditulis belum memberikan konfirmasi terkait kualitas air tersebut. (rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *