Satpol PP Kesulitan Bina PKL

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Permasalahan yang berkaitan dengan Pedagang Kaki Lima (PKL) merupakan masalah yang kompleks. Setidaknya inilah yang dirasakan petugas yang beberapa kali melakukans razia untuk penertiban PKL.

“Masalah PKL kan sebenarnya masalah yang kompleks,” kata Kasi Pembinaan Umum Satpol PP, Wadiono, kepada Suarabanyuurip.com usai menertibkan PKL di depan RSUD Tuban, Jumat (28/3/2014).

Wadiono mengatakan, kalau ada prinsip PKL selalu tumbuh. Meskipun telah dilakukan beberapa kali penertiban, mereka tidak akan jera dan akan kembali menggelar dagangan mereka.

“Ada prinsip kalau PKL itu akan selalu tumbuh, meski sudah ditertibkan ya akan kembali lagi,” kata Wadiono.

Dia mencontohkan, keberadaan PKL yang ada di Jalan AKBP Suroko, Tuban, Jawa Timur. Di jalan tersebut, sebelumnya PKL telah ditertibkan dan di relokasi untuk menempati tempat baru. Tetapi ketika PKL lama sudah berhasil di relokasi, datang PKL baru yang menggelar dagangannya. Entah itu berasal dari dalam ataupun luar Kabupaten Tuban.

“PKL yang kita tertibkan kali ini juga merupakan PKL yang baru,” jelas Wadiono.

Baca Juga :   Upacara HUT RI di Tuban Jadi Tontonan Warga

Wadiono mengatakan, saat ini pihaknya tengah berupaya melakukan koordinasi dengan beberapa pihak untuk mencari jalan keluar. Salah satunya adalah dengan pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr R Koesma Tuban terkait keberadaan PKL yang ada di depan rumah sakit milik pemerintah tersebut.

Selain itu, dia mengakui kalau sejumlah tempat relokasi PKL yang ada di Kabupaten Tuban masih kurang. Sehingga masih banyak PKL yang belum tertampung dan terpaksa berjualan di atas trotoar, ataupun tempat lain yang mengggangu ketertiban dan kenyamanan umum.

“Tidak sebanding antara tempat relokasi dan jumlah PKL yang terus bertambah,” tandasnya.(edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *