SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro- Pasar malam diidentikkan dengan hiburan masyarakat kecil yang sudah ada sejak lama. Namun belakangan peminatnya menurun.
Seperti pasar malam di sekitar ladang migas Blok Cepu, yakni di Lapangan Dusun Ngaglik, Desa Katur, Kecamatan Gayam, kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
“Kalau sekarang sepi pengunjungnya,” kata salah satu pedagang, Parjono yang mulai membuka lapaknya, Sabtu (29/3/2014) sore.
Menurut pria 40 tahun itu, ketika itu pasar malam merupakan sarana hiburan yang cukup besar. Sebab belum banyak pertokoan atau supermarket yang berdiri. “Kalau sekarang kan mulai banyak toko yang besar,” keluh Parjono.
Meski demikian, lanjut dia, pasar malam masih tetap bertahan. Pedagang kecil seperti pedagang kelontong, bakso, dan jajanan menjadi sasaran warga sekitar proyek Banyuurip.
Salah satu warga Desa Gayam, Yanto, mengungkapkan, dua hari ini warga sekitar proyek terasa terhibur.
“Lumayan ada ramai-ramai,” ucap pekerja proyek yang mengaku belum digaji itu.(roz)Â