SuaraBanyuurip.com -Â Samian Sasongko
Bojonegoro – Rencana unjuk rasa yang dilakukan kontraktor lokal di lokasi proyek Engineering Procuremen and Construktion (EPC)-5, Banyuurip, Blok Cepu pada Selasa (01/04/2014) mendatang, medapat dukungan warga di wilayah Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa-Timur.
Seorang warga Desa Gayam, Yanto, mengku, mendukung rencana aksi demo yang bakal dilakukan oleh kontraktor lokal yang terlibat di proyek EPC-5 Banyuurip yang dikerjakan oleh Konsorsium PT Rekayasa Industri (Rekind) – Hutama Karya (HK).
“Kalau sudah pernah dilakukan pertemuan dan tidak ada titik temu, maklum jika kontraktor lokal mendemo PT Rekind, Mas,” kata Yanto kepada suarabanyuurip.com, Sabtu (29/03/2014).
Warga desa ring satu Banyuurip itu menjelaskan, sangat berat memang ikut pengerjaan proyek jika pembayarannya tidak lancar. Karena kontraktor harus mengeluarkan dana sendiri dulu untuk menggaji tenaga kerja yang dimilikinya.
“Jika ada keterlambatan pembayaran seminggu sampai dua minggu mungkin kontraktor lokal masih bisa menyadari. Tapi kalau satu sampai 3 bulan belum cair kan sama halnya membunuh kontraktor lokal. Itu tidak mendidik sama sekali,” jelas pria yang juga tokoh masyarakat desa Gayam tersebut.(sam)