Masih Ditemukan Produsen Arak

SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo

Tuban – Meski Pemkab Tuban telah melakukan penutupan produksi arak sejak pertengahan tahun 2013 lalu, namun masih banyak orang yang nekat memproduksi minuman keras itu dengan cara sembunyi-sembunyi.

Terbukti dengan kembali diamankan ratusan liter arak. Hasil dari razia petugas dari Satuan Bhayangkara (Sabhara) Polres Tuban di beberapa desa. Menjelang Cipta Kondisi (Cipkon) yang dilakukan menjelang Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) pada tanggal 9 April 2014 mendatang.

“Kita kembali mengamankan ratusan liter arak beserta pembuatnya,” jelas Kasat Sabhara Polres Tuban, AKP Yani Susilo, Senin (31/3/2014).

Data yang didapat Suarabanyuurip.com, ada sekitar 523 liter arak yang diamankan petugas. Selain itu, petugas juga menyita sejumlah perlengakapan yang digunakan untuk produksi minuman sari tape ini.

Arak tersebut disita dari Dakun (45) dan Kandar (48), keduanya warga Desa Prunggahan Kulon, Kecamatan Semanding dan juga Susanto (38) dan Nanang (38), warga Desa Tegalagung, Kecamatan Semanding.

“Semua barang bukti kita amankan untuk penyelidikan lebih lanjut, sementara untuk pemilik kita masih melalukan pendataan supaya bisa diproses lebih lanjut,” kata Yani menambahkan.

Baca Juga :   Pembangunan Kantor Camat Ngasem Capai 40 Persen

Yani menerangkan, kalau produksi arak masih dilakukan dengan cara sembunyi-sembunyi. Rata-rata pemilik arak melakukan proses produksi di rumah, atau bahkan dibangunan yang terlihat masih kosong. Hal ini dimungkinkan untuk mengelabuhi petugas yang sedang melakukan razia.

“Kita akan terus melakukan razia, untuk menekan produksi dan peredaran arak serta menciptakan suasana kondusif,” tandasnya.(edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *