SPBU Tak Berani Menolak Petani

SuaraBanyuurip.com – Totok Martono

Lamongan – Permintaan BBM jenis solar mulai tinggi di wilayah Kabupaten Lamongan, Jawa Timur bersamaan masuknya musim tanam kedua. Petani setempat mulai mendatangi SPBU membeli solar untuk kebutuhan peralatan traktor mereka.   

Pantauan Suarabanyuurip.com di sejumlah SPBU di Lamongan menyebutkan, para petani membeli solar dengan menggunakan jirigen besar berkapasitas 30 liter yang diangkut dengan sepeda motor.

“Mulai ada peningkatan pembelian solar dari petani,” kata operator SPBU Plaosan, Babat, Ridwan kepada SuaraBanyuurip.com, Ssenin (31/3/2014).

Senada operator SPBU Sukodadi, Tulus. Dia  membenarkan mulai banyaknya petani membeli solar untuk kebutuhan mesin desel air dan membajak sawah.

“Selain untuk menanam padi juga kebutuhan tanam ikan ditambak,“ jelasnya.

Selama ini sejumlah SPBU masih tetap memenuhi berapa pun pembelian solar dari petani. Mereka tidak bisa menerapkan aturan pembatasan pembelian yang ditetapkan pemkab yaitu 15 liter sehari.

“Tidak berani menolak, Mas. Takut ada gejolak, “ ujar seorang operator SPBU yang keberatan menyebutkan namanya.

Baca Juga :   KSO TGE Ditarget Produksi 150 BOPD

Seperti diatur dalam surat bupati Lamongan Nomor 546/550/413.021/2012 dan peraturan BPH Migas Nomor 5 tahun 2012 salah satu point pasal mengatur tentang pembatasan pembelian solar oleh petani. Maksimal pembelian dibatasi 15 liter perhari.(tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *