SuaraBanyuurip.com – Ali MUsthofa
Blora – Sebagai desa tempat berdirinya pabrik gas atau Central Processing Plan (CPP), Desa Sumber, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora berharap mendapat perhatian lebih dari desa-desa lainnya dalam pengucuran program Corporate Social Responsibility (CSR) dari Pertamina EP. PPGJ di Area Blok Gundih.
Hal itu seperti disampaikan Kepala Desa Sumber, Zaki Bachroni saat sosialisasi pemboran sumur Randublatung (RBT) II di balai desa setempat, Rabu (2/4/2014) kemarin. Menurutnya hal itu wajar dikarenakan desanya terkena dampak langsung akibat operasi produksi gas sumber tersebut.
“Kami berharap kehadiran pabrik gas ini mempunyai imbas positif bagi desa sumber. CSR untuk desa sumber harus lebih diutamakan karena sebagai desa yang ditempati pabrik gas,” katanya.
Menurut Zaki, bila Desa Sumber mendapat prioritas sebagai penerima CSR Pertamina EP. PPGJ, tentunya desa lain sudah bisa menyadari. “Karena di Sumber ini selain punya 2 sumur gas di proyek PPGJ juga pabrik gasnya ada di Sumber,” Â tegas dia.
Menurut Zaki, pemenuhan tenaga kerja dari Desa Sumber juga harus menjadi prioritas. “Karena untuk unskill maupun skill  masayarakat saya bisa dan ada,” tuturnya.
Zaki mengaku, pernah menelisik pembagian bantuan  CSR yang sempat menjadi polemik di masyarakat Sumber. Hal itu seperti pemberian bantuan kepada salah satu TK di Kecamatan Randublatung, sedangkan di Sumber sendiri gedung TK belum memadai.
Karena penasaran itulah, akhirn Zaki berusaha mencari tahu terkait apakah benar bantuan itu dari Pertamina EP. PPGJ. “Ternyata bantuan benar dari Pertamina EP yang berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah yang menentukan lokasi. Kedepan, seharusnya sumber harus dikedepankan,” tandas Zaki.
Sementara itu, terkait kondisi bangunan kantor desa yang banyak pihak menilai tidak layak sebagai desa yang ditempati pabrik gas Sumber ini, Zaki mengatakan bahwa rencana itu sudah menjadi komitmen bahwa Pertamina akan membangun gadung serba guna dan perkantoran Desa Sumber.
“Hal itu sebagaimana disampaikan pada waktu peresmian CPP Gundih beberapa bulan yang lalu. Kini desaian gedungnya akan segera dibuat oleh tim sipil dari Pertamina,” ujar Zaki.
Sementara itu, Public and Government Relation Staff Pertamina Asset IV, Aulia Arbiani, mengatakan, Â semua program atau CSR ada laporan, apa-apa yang sudah dikasih selalu melalui desa dan muspika. “Kedepan akan di manage lebih baik,” kata Aulia.(ali)