SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Sampai sejauh ini Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Bojonegoro, Jawa-Timur mengaku belum mendapatan laporan kegiatan maupun koordinasi dari Yayasan Bina Swadaya yang dipercaya oleh operator ladang migas Banyuurip, Blok Cepu, Mobil Cepu Ltd (MCL) sebagai pendamping program Coorporate Social Responsibility (CSR) untuk pemberdayaan warga yang salah satunya adalah mengarah pada bidang peternakan tersebut.
“Sampai saat ini saya belum pernah diajak koordinasi maupun laporan kegiatan dari LSM yang dipercaya MCL sebagai pendamping programnya, Mas,” kata Kepala Disnakkan Bojonegoro, Subekti kepada suarabanyuurip.com, melalui pesan pendek, Kamis (03/04/2014).
Namun Subekti mengaku, tidak mengetahui jika LSM pendamping sudah melakukan koordinasi dengan staf Disnakan yang lain. “Nggak tau bila denga teman lain, Mas. Tetapi, bila dengan saya pribadi belum,” jelasnya.
Sementara, Team Leader LSM Bina Swadaya, Jupriansyah, mengaku masih dalam perjalanan menuju Bojonegoro. “Maaf ya, Mas. Saya masih dalam perjalan menuju Bojonegoro. Nanti, tak telepon balik, Mas,” kata Jupriansyah.(sam)