SuaraBanyuurip.com -Â Ali Musthofa
Blora – Badan Perencanaan Pembanggunan Daerah (Bappeda) Blora, Jawa Tengah difasilitasi Forum Pengembangan Ekonomi Daerah (FPED) setempat menggelar pertemuan rutin kluster batik yang ada di wilayahnya di Aula Bappeda, Jum’at (4/4/2014). Pertemuan yang diikuti 37 pengusaha batik itu mengusung tema “Fasilitasi Permodalan Bagi UMKM Batik Blora”.
Kepala Sub Bidang Industri, Perdagangan, dan Koperasi Bappeda Kabupaten Blora, Sri Raharjo, mengatakan, permodalan bagi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) sangat diperlukan sebagai pendukung dalam hal produksi.
“Apalagi bagi UMKM batik ini sangatlah membutuhkan modal yang cukup lumayan besar dalam pembiayaan produksinya,” katanya.
Raharjo menuturkan untuk menunjang kebutuhan permodalan mereka harus disinergikan dengan lembaga keuangan atau perbankan yang mau memberikan pembiayaan dgn suku bunga yg murah.
“Sehingga mereka tetap mampu berproduksi secara kontinyu,” ungkapnya.(ali)