Surat Suara DPD di Lamongan Kurangan 1.700

SuaraBanyuurip.comTotok Martono

Lamongan-Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) Lamongan, Jawa Timur, Choirul Huda, menyampaikan, bahwa sesuai dengan tahapan kampanye terbuka dan di media massa akan diakhiri pada tanggal 5 April 2014. Untuk itu pihaknya bersama Panwaslu akan menurunkan alat peraga kampanye (APK) pada malam hari tanggal 5 April 2014.

Pernyataan tersebut disampaikannya saat rapat koordinasi (Rakor) bersama camat se Lamongan di Ruang Pertemuan Sabha Nirbawa, Kamis (3/4/2014). Dalam Rakor yang dibuka oleh Sekkab Yuhronur Efendi tersebut menghadirkan narasumber dari KPUK Lamongan, Panwaslukab, Polres, dan KODIM 0812 Lamongan.

“Menjelang hari tenang tanggal 6 April 2014, tanggal 5 April 2014 kampanye terbuka baik melalui APK maupun media massa akan di akhiri. Juga telah disepakati oleh KPU dan Panwaslu, bahwa penurunan APK dilakukan pada malam hari tanggal 5 April 2014,” ungkap Choirul Huda.

Choirul Huda juga mengungkapkan, bahwa persoalan logistik di Kabupaten Lamongan hanyalah kurangnya 1.700 kertas suara untuk Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Hal itu telah dikoordinasikan dengan KPU RI dan ditargetkan seluruh kelengkapan pileg telah didistribusikan kepada seluruh TPS di tanggal 4 April 2014.

Baca Juga :   Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro Terpilih Ikuti Gladi Persiapan Pelantikan di Istana Negara

Ditambahkan Ketua Panwaslu Toni Wijaya, mengingat Kabupaten Lamongan merupakan salah satu dari 5 kabupaten yang menjadi fokus pengawasan oleh Bawaslu RI, dia berharap pada pemilihan legislatif tanggal 09 April mendatang dapat berlangsung dengan aman dan lancar.

“Oleh karena itu diharapkan kerjasamanya dari pemerintah yakni camat untuk selalu berkoordinasi dengan panwascam terkait logistik maupun kooperatif terkait penertiban APK, “ kata Toni.

Hal serupa terkait logistik Pilleg disampaikan oleh Yuhronur Efendi. Dia menengaskan kepada semua camat agar tidak menganggap sepele terkait logistik pilleg mendatang.

“Saya akan menjatuhkan sanksi yang tegas bagi kecamatan yang lalai terkait logistik pilleg 9 April nanti”, ungkap Yuhronur Efendi.(tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *