50 Lampu Penerangan Jalan Dibiarkan Mangkrak

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Tuban – Sudah bertahun-tahun jalan di Desa Rahayu, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, belum di pasang lampu penerangan jalan. Akibatnya bila malam jalan di wilayah setempat gelap gulita. Padahal banyak lubang di sepanjang jalan yang dapat menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

Kepala Desa Rahayu, Sukisno, mengatakan, kondisi jalan yang gelap tersebut sudah berlangsung selama sekira 20 tahun sebelum adanya mega proyek Sumur Mudi yang di operatori Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ).

Sukisno menjelaskan, JOB P-PEJ telah memberikan sebanyak 50 lampu penerangan jalan di sepanjang jalan desa. Namun karena tidak ada kejelasan siapa yang membayar listrik akhirnya dibiarkan mangkrak hampir 3 tahun lamanya.

“Katanya itu kewajibannya Pemkab Tuban. Tapi Pemkab Tuban bilangnya kewajiban operator. Kami ya bingung mana yang benar,” katanya.

Sukisno berharap, operator membantu kembali menghidupkan lampu penerangan jalan karena hal itu akan menyelamatkan banyak jiwa.

“Warga disini harus ekstra hati-hati kalau melewati jalan, atau menggunakan sepeda onthel,” tandasnya.

Baca Juga :   Gandeng PWI, Relawan Bencana Mitra SRPB Jatim Akan Dilatih Jurnalistik

Sementara itu, Field Administration Superintendant JOB P-PEJ, Hananto Aji, belum memberikan konfirmasinya mengenai hal ini. Begitu juga dengan Dinas Pekerjaan Umum Pemkab Tuban.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *