SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Lalu lintas yang ada di jalur Pantura Tuban, Jawa Timur semrawut, akibat salah satu traffic light yang ada di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Tuban mati sejak pukul 10:30 WIB, Senin (7/4/204).
Pantauan Suarabanyuurip.com, lalu lintas di jalur nasional terlihat semrawut, karena hingga satu jam lebih belum ada petugas yang mengatur lalu lintas di kawasan padat kendaraan tersebut. Padahal letak antara Mapolres Tuban dengan traffic light hanya berjarak beberapa meter.
Lalu lintas semakin ruwet, karena selain jalur nasional tersebut merupakan lintasan kendaraan besar. Juga merupakan akses jalan yang biasa dilalui warga Tuban karena menghubungkan dengan beberapa perumahan besar yang ada di sisi selatan. Tak hanya itu, lokasi simpang emp at di jalan tersebut merupakan lokasi pelajar untuk menunggu angkutan umum selepas sekolah.
Selan itu, beberapa kali ada pengendara yang nyaris senggolan. Karena saling berebut untuk bisa melintas dahulu di perempatan yang terletak di Jalan Pramuka, Jalan Dr Wahidin SH, dan juga Jalan Mastrip.
“Lalu lintas semrawut, tidak ada petugas yang mengatur,†kata Safuwan (30), salah satu pengendara motor kepada Suarabanyuurip.com.
Dikonfirmasi masalah itu Kasat Lantas Polres Tuban, AKP Yuli Purnomo, mengatakan, kalau traffic light tidak berfungsi karena listrik mati. Bahkan ada beberapa traffic light yang mati selain yang ada di Jalan Dr Wahidin SH.
“Iya Mas ada beberapa lampu merah yang mati, ini akan segera turun untuk mengatur lalu lintas di lapangan,†kata Yuli melalui ponselnya. (edp)