SuaraBanyuurip.com -Â Totok Martono
Lamongan- Hari pencoblosan pemilihan umum legislatif (Pileg), Rabu (9/4/2014), membuat sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur terlihat lengang. Para pedagang memilih libur untuk mencoblos para calon legislatif pilihannya.
Pasar tradisional baik di Kecamatan maupun pedesaan terlihat lebih sepi dari hari-hari biasa. Banyak lapak maupun kios yang  tutup. Sementara pembeli juga terlihat sepi.
Seperti di pasar tradisional Kruwul, Kecamatan Turi. Pasar di sebelah utara jalan nasional Babat-Lamongan ini terlihat lebih lengang. Belasan kios dan lapak terlihat terkunci rapat.
“Banyak bakul yang milih prei mas karena coblosan,“ kata Sukandar salah satu pedagang dipasar Kruwul.
Beberapa pedagang yang terlanjur berjualan memilih untuk segera mengemasi jualannya karena pembeli yang sepi.
“Sepi mas. Mending pulang saja. Habis ini langsung nyoblos,“ ujar pedagang alat-alat pertanian, Sumali.
Dari pantauan sejumlah pasar lainnya seperti  pasar desa Gembong, Pasar Desa Moropelang, Kecamatan Babat, Pasar Desa Pucuk, Pasar Desa Karanggeneng, Pasar Desa Miru Kecamatan Sekaran juga terlihat sepi. (tok)