Pileg di Kampung Samin, PPS Berpakaian Adat

SuaraBanyuurip.comAli Musthofa

Blora – Cara unik dilakukan anggota panitia pemungutan suara (PPS) di tempat pemungutan suara (TPS) 3 di Desa Kelopoduwur, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Mereka mengenakan baju adat samin untuk menarik minat pemilih agar menggunakan hak pilihnya pada pemilihan umum legislatif (Pileg) 2014, Rabu (9/4/2014).

Konsep TPS Samin yang diusung KPPS itu dikarenakan Desa Kelopoduwur dikenal sebagai perkampungan Samin. Karena itu pada Pileg kali ini TPS tersebut tampil beda dari TPS di lokasi lain di wilayah Blora.

”Baju yang Saya kenakan ini, namanya baju adat samin, berpenampilan dengan baju hitam-hitam dengan penutup kepala dari kain hitam ada motif batiknya sedikit,” kata Anggota PPS di TPS 3 Desa Klopoduwur, Rahman Lukito, kepada suarabanyuurip.

Menurut Rahman Lukito, pemakaian pakaian samin ini bertujuan mempertahankan budaya baju adat samin di Blora.

Ditambahkan oleh Ketua PPS Desa Klopoduwur, Sri Pertiwi, bahwa TPS dibuat berbeda ini untuk mengenalkan dan menghidupkan kembali baju adat samin. “Dan kita harus bangga mengenakannya,” tandasnya.(ali)

Baca Juga :   Fraksi Golkar DPRD Bojonegoro : UU Desa Masih Relevan Dijalankan


»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *