SuaraBanyuurip.com – Totok Marto
Lamongan-Program Gerakan Membangun Ekonomi Rakyat Lamongan berbasis Pedesaan (Gemerlap) telah menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur hingga 13,6 persen.
Demikian dikatakan Kabag Humas Pemkab Lamongan Mohammad Zamroni jumat (11/4/2014). Menurut Zamroni program Gemerlap yang dicanangkan tahun 2011 lalu itu dilatarbelakangi keinginanan Bupati Fadeli untuk menjadikan desa sebagai basis ekonomi masyarakat yang sebelumnya minim sentuhan. Terlebih 60 warga Lamongan berada dipedesaan.
“Program Gemerlap dimaksudkan untuk menyelaraskan antara pertumbuhan ekonomi dan pendapatan perkapita masyarakat. Sebelumnya, pertumbuhan ekonomi Lamongan cukup tinggi namun peningkatan pendapatan perkapita masyarakat masih rendah,†kata Zamroni menjelaskan.
Program Gemerlap yang selama ini getol digelontorkan di pedesaan yaitu pemberian bantuan modal dengan bunga ringan, memberi bantuan modal sarana produksi dan pembangunan sarana perdagangan.
Sedang sektor-sektor yang disentuh oleh Gemerlap adalah sektor pertanian, peternakan, perikanan, Â industri, dan sektor perdagangan. Inovasi program gemerlap ini mendapat apresiasi tingkat nasional dengan diraihnya Innovative Goverment Award (IGA)dari Mendagri tahun 2012 lalu.(tok)