SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Pemerintah Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, meminta kepada tim pembebasan lahan untuk segera menetapkan lokasi lahan yang akan dibebaskan untuk proyek unitisasi sumur gas Jambaran – Tiung Biru (JTB). Agar masyarakat di sekitar lokasi proyek mendapatkan kejelasan sehingga para calo tanah tidak terus berkeliaran.
“Saya berharap tim pembebasan lahan untuk segera turun ke desa yang sekiranya wilayahnya terkena pembebasan. Agar warga tidak bingung. Selain itu, para calo juga segera berhenti,” kata Camat Tambakrejo, Ngasiaji kepada suarabanyuurip.com, Jum’at (11/04/2014) kemarin.
Dia menjelaskan, meski belum bisa melakukan penetapan, minimal tim pembebasan lahan segera melakukan sosialisasi lagi kepada warga sekitar yang akan menjadi lokasi proyek Gas Cepu.
“Minimal tim pembebasan segera melakukan sosialisasi kembali tentang pembebasan lahan. Syukur-syukur sekaligus menetapkan lahan yang akan dibebaskan itu malah lebih baik, Mas,” papar Ngasiaji.
“Semoga segera ada penetapan tentang pembebasan lahan untuk unitisasi itu semakin cepat semakin bagus, Mas,” imbuh mantan Sekretaris Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Bojonegoro itu. (sam)